Shahih Bukhari
-Imam Bukhari-
Kitab Wudhu
Bab 33: Air yang Digunakan untuk Membasuh atau Mencuci Rambut
Manusia
Atha' memandang tidak ada salahnya untuk membuat benang-benang dan
tali-tali dari rambut manusia. Dalam bab ini juga disebutkan tentang
pemanfaatan sesuatu yang dijilat atau digigit oleh seekor anjing dan
lewatnya anjing melewati masjid.[23]
Az-Zuhri berkata, "Apabila seekor anjing menjilat suatu bejana
yang berisi air, sedangkan selain di tempat itu tidak ada lagi air
yang dapat digunakan untuk berwudhu, bolehlah berwudhu dengan
menggunakan air tersebut."[24]
Sufyan berkata, "Ini adalah fatwa agama yang benar. Allah Ta'ala
berfirman, "Falam tajiduu maa-an fatayammamuu" 'dan apabila kamu
tidak mendapatkan air, lakukanlah tayamum.'" Demikian itulah
persoalan air, dan dalam hal bersuci ada benda yang dapat
digunakan untuk berwudhu dan bertayamum."[25]
112. Ibnu Sirin berkata, 'Aku berkata kepada Abidah, 'Kami
mempunyai beberapa helai rambut Nabi Muhammad صلی
الله عليه وسلم
yang kami peroleh dari Anas atau keluarga Anas.' Ia lalu berkata,
'Sungguh, kalau aku mempunyai sehelai rambut dari beliau, itu akan
lebih aku senangi daripada memiliki dunia dan apa saja yang ada di
dunia ini.'"
113. Anas berkata bahwa ketika Rasulullah صلی
الله عليه وسلم
mencukur kepalanya, Abu Thalhah adalah orang pertama yang
mengambil rambut beliau.
[23] Di-maushul-kan oleh al-Fakihi di dalam
Akhbaaru Makkah dengan sanad sahih dari Atha' bin Abi Rabah.
[24] Diriwayatkan oleh al-Walid bin Muslim di dalam Mushannaf-nya dan Ibnu Abdil Barr dari jalan az-Zuhri dengan sanad sahih.
[25] Diriwayatkan oleh al-Walid bin Muslim dari Sufyan, yakni Sufyan ats-Tsauri.
[24] Diriwayatkan oleh al-Walid bin Muslim di dalam Mushannaf-nya dan Ibnu Abdil Barr dari jalan az-Zuhri dengan sanad sahih.
[25] Diriwayatkan oleh al-Walid bin Muslim dari Sufyan, yakni Sufyan ats-Tsauri.
Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari - M. Nashiruddin Al-Albani -
No comments :
Post a Comment