Saturday, 8 June 2013

Kitab Ilmu (Bab 4)

           Shahih Bukhari
           -Imam Bukhari-

Kitab Ilmu

Bab 4: Perkataan perawi hadits dengan haddatsanaa 'telah berbicara kepada kami ... ' atau akhbaranaa 'telah memberitahukan kepada kami ... ' atau anba-anaa 'telah menginformasikan kepada kami ... '.
44. Al-Humaidi[1] berkata, "Menurut Ibnu Uyainah, perkataan haddatsanaa, akhbaranaa, anba-anaa, dan sami'tuu adalah sama (saja)."

13. Ibnu Mas'ud berkata, 'Telah berbicara kepada kami Rasulullah صلی الله عليه وسلم, sedang beliau adalah orang yang benar lagi dibenarkan."[2]


14. Syaqiq berkata, "Dari Abdullah, ia berkata, 'Saya mendengarkan Nabi صلی الله عليه وسلم suatu perkataan ...'"[3]

15. Hudzaifah berkata, "Rasulullah صلی الله عليه وسلم telah berbicara kepada kami dengan dua hadits."[4]


16. Abul Aliyah berkata, "Dari Ibnu Abbas dari Nabi صلی الله عليه وسلم mengenai apa yang beliau riwayatkan (adalah) dari Tuhannya Azza wa Jalla."[5]

17. Anas berkata, "Dari Nabi صلی الله عليه وسلم, beliau meriwayatkannya dari Tuhanmu Azza wa Jalla."[6]

18. Abu Hurairah رضي الله عنه berkata, "Dari Nabi صلی الله عليه وسلم, beliau mcriwayatkannya dari Tuhannya Azza wa Jalla."[7]

(Saya berkata, "Dalam hal ini dia [Imam Bukhari] meriwayatkan dengan isnadnya hadits Ibnu Umar yang akan disebutkan pada [65 -At-Tafsir / 14 Surah / 2 - BAB])."

[1] Di dalam riwayat Karimah dan al-Ashili disebutkan, "Al-Humaidi berkata, 'Demikian pula yang disebutkan oleh Abu Nu'aim dalam Al-Mustakhraj. Maka riwayat ini muttashil.'"
[2] Ini adalah bagian dari hadits yang populer mengenai penciptaan janin, dan akan disebutkan secara maushul pada (60 -Ahaadiistul Anbiyaa' / 2 - BAB).
[3] Di-maushul-kan oleh penyusun dalam Al-Janaiz (2/69) dan At-Tafsir (5/153), tetapi tidak disebutkan secara eksplisit dari Abdullah Ibnu Mas'ud bahwa ia mendengar dari Nabi صلی الله عليه وسلم, berbeda dengan kesan yang diperoleh dari perkataan al-Hafizh di sini. Sesungguhnya yang me-maushul-kannya dengan menyebutkan ia mendengar itu adalah Imam Muslim dalam Al-Iman di dalam riwayatnya, dan akan disebutkan hadits ini pada (23 - Al-Janaiz / 1 - BAB) dengan izin Allah Ta'ala.

[4] Ini adalah bagian dari hadits yang diamushulkan oleh penyusun dalam (81 - Ar-Riqaq / l4 - BAB).
[5] Ini adalah potongan dari sebuah hadits yang di-maushul-kan oleh penyusun pada (60-Ahaadiistul Anbiya' / 25 - BAB ).

[6] Di-maushul-kan oleh penyusun dalam (17 - At-Tauhid / 50- BAB ).
[7] Di-maushul-kan oleh penyusun dalam (30 - Ash-Shaum / 9 - BAB ).
Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari - M. Nashiruddin Al-Albani       

No comments :

Post a Comment