Shahih Bukhari
-Imam Bukhari-
Kitab Ilmu
Bab 40: Menulis Ilmu
76. Abu Hurairah mengatakan bahwa kabilah Khuza'ah membunuh seorang
laki-laki dari kabilah Laits pada tahun pembebasan Mekah. Karena,
adanya orang yang terbunuh yang dibunuh orang kabilah Khuza'ah [pada
zaman jahiliah 8/38]. Hal itu diberitahukan kepada Nabi صلی
الله عليه وسلم,
lalu beliau menaiki kendaraannya dan berkhotbah [kepada orang
banyak. Lalu beliau memuji Allah dan menyanjung-Nya 3/94], kemudian
beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah telah menahan Mekah dari
(serangan pasukan) gajah, dan Dia memberikan kekuasaan kepada
Rasulullah صلی الله عليه وسلم
serta orang-orang yang beriman atas mereka. Ketahuilah sesungguhnya
Mekah tidak halal bagi orang yang sebelumku dan tidak halal bagi
orang yang sesudahku. Ketahuilah sesungguhnya Mekah itu halal
bagiku, sesaat dari siang hari. Ketahuilah bahwa Mekah pada saatku
itu haram, duri-durinya tidak boleh dipotong, pohon-pohonnya tidak
boleh ditebang, barang temuannya tidak boleh diambil kecuali bagi
orang yang mencari (pemiliknya). Barangsiapa yang keluarganya
terbunuh, maka menurut pandangan yang terbaik, adakalanya
pembunuhnya diikat dan adakalanya dibalas bunuh oleh keluarga si
terbunuh."
Seorang laki-laki dari penduduk Yaman [yang bernama Abu Syah] berkata, 'Tuliskan untuk saya wahai Rasulullah!" Lalu beliau bersabda, 'Tulislah untuk ayah Fulan.' (Dan dalam satu riwayat: 'Untuk Abu Syah.') Seorang laki-laki dari suku Quraisy berkata, "Kecuali idzkhir 'tumbuh-tumbuhan yang harum baunya', wahai Rasulullah, karena idzkhir itu ditempatkan di rumah dan kuburan kami." Lalu Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Kecuali idzkhir." [Saya bertanya kepada Al-Auza'i, "Apa yang dimaksud dengan perkataannya, 'Tulislah untukku wahai Rasulullah' itu?' Al-Auza'i menjawab, 'Khotbah yang didengarnya dari Rasulullah صلی الله عليه وسلم ini.'"].
77. Abu Hurairah r .a. berkata, 'Tiada seorang pun dari sahabat Nabi صلی الله عليه وسلم yang lebih banyak dalam meriwayatkan hadits yang diterima dari beliau صلی الله عليه وسلم daripada saya, melainkan apa yang didapat dari Abdullah bin Amr, sebab ia mencatat hadits sedang saya tidak mencatatnya."
Seorang laki-laki dari penduduk Yaman [yang bernama Abu Syah] berkata, 'Tuliskan untuk saya wahai Rasulullah!" Lalu beliau bersabda, 'Tulislah untuk ayah Fulan.' (Dan dalam satu riwayat: 'Untuk Abu Syah.') Seorang laki-laki dari suku Quraisy berkata, "Kecuali idzkhir 'tumbuh-tumbuhan yang harum baunya', wahai Rasulullah, karena idzkhir itu ditempatkan di rumah dan kuburan kami." Lalu Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda, "Kecuali idzkhir." [Saya bertanya kepada Al-Auza'i, "Apa yang dimaksud dengan perkataannya, 'Tulislah untukku wahai Rasulullah' itu?' Al-Auza'i menjawab, 'Khotbah yang didengarnya dari Rasulullah صلی الله عليه وسلم ini.'"].
77. Abu Hurairah r .a. berkata, 'Tiada seorang pun dari sahabat Nabi صلی الله عليه وسلم yang lebih banyak dalam meriwayatkan hadits yang diterima dari beliau صلی الله عليه وسلم daripada saya, melainkan apa yang didapat dari Abdullah bin Amr, sebab ia mencatat hadits sedang saya tidak mencatatnya."
Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari - M. Nashiruddin Al-Albani -
No comments :
Post a Comment