Shahih Bukhari
-Imam Bukhari-
Kitab Wudhu
Bab 24: Berwudhu Tiga Kali-Tiga Kali
105. Humran, bekas hamba sahaya Utsman, mengatakan bahwa ia melihat
Utsman bin Affan minta dibawakan bejana (air). (Dan dalam satu
riwayat darinya, ia berkata, "Aku membawakan Utsman air untuk
bersuci, sedang dia duduk di atas tempat duduk, lalu dia berwudhu
dengan baik 7/174). Lalu ia menuangkan air pada kedua belah
tangannya tiga kali, lalu ia membasuh kedua nya. Kemudian ia
memasukkan tangan kanannya di bejana, lalu ia berkumur, menghirup
air ke hidung [dan mengeluarkannya, l/49]. Kemudian membasuh
wajahnya tiga kali, dan membasuh kedua tangannya sampai ke siku tiga
kali, lalu mengusap kepalanya, lalu membasuh kedua kakinya sampai ke
dua mata kakinya tiga kali. Setelah itu ia berkata, ["Aku melihat
Nabi صلی الله عليه وسلم
berwudhu di tempat ini dengan baik, kemudian] beliau bersabda,
'Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini, kemudian [datang ke
masjid, lalu] shalat dua rakaat, yang antara kedua shalat itu ia
tidak berbicara kepada dirinya [tentang sesuatu 2/235], [kemudian
duduk,] maka diampunilah dosanya yang telah lampau.'" [Utsman
berkata, "Dan Nabi صلی الله عليه وسلم
bersabda, 'Janganlah kamu terpedaya!'].
Dalam satu riwayat dari Humran disebutkan bahwa setelah Utsman
selesai berwudhu, ia berkata, "Maukah aku ceritakan kepada kalian
suatu hadits yang seandainya bukan karena suatu ayat Al-Qur'an,
niscaya aku tidak akan menceritakannya kepada kalian? Saya
mendengar Nabi صلی الله عليه وسلم
bersabda, 'Tidaklah seseorang berwudhu dengan wudhu yang baik lalu
mengerjakan shalat, kecuali diampuni dosanya yang ada di antara
wudhu dan shalat sehingga ia melakukan shalat. Urwah berkata,
"Ayatnya ialah, "Innalladziina yaktumuuna maa anzalnaa minal
bayyinaati" 'Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang
Kami turunkan berupa keterangan-keterangan yang jelas'"
Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari - M. Nashiruddin Al-Albani -
No comments :
Post a Comment